PUTARAN

  • Selasa, 18 Agustus 2026

Mengenal PUTARAN: Inovasi Pemberdayaan Perempuan Rentan di Jawa Timur

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) terus memperkuat komitmennya dalam menurunkan angka Indeks Ketimpangan Gender (IKG) serta mendorong peningkatan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Perempuan. Salah satu langkah strategis yang dihadirkan adalah inovasi PUTARAN (Pusat Pembelajaran Pemberdayaan Perempuan).

PUTARAN hadir sebagai wadah kelas pembelajaran dan peningkatan kapasitas yang inklusif, khususnya bagi kelompok perempuan rentan di Jawa Timur. Program ini mengusung kerja sama Pentahelix yang melibatkan lintas perangkat daerah, organisasi non-pemerintah, akademisi, hingga sektor swasta.

Siapa Saja Sasaran Peserta PUTARAN?

Program ini menyasar kelompok perempuan rentan sebagai prioritas utama, antara lain:

  • Perempuan Ojek Online
  • Perempuan Penyintas Kekerasan
  • Perempuan Kepala Keluarga
  • Perempuan Eks Pekerja Migran Indonesia (PMI)
  • Jejaring Organisasi Perempuan

Program & Kelas Pembelajaran

Melalui PUTARAN, peserta dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan praktis guna menjadi agen perubahan mandiri:

  • Kelas Ekonomi: Pelatihan memasak, kerajinan tangan, dan kecantikan (makeup & facial) untuk membuka peluang wirausaha dan menambah pendapatan keluarga.
  • Kelas Hukum: Edukasi perlindungan diri terhadap kasus kekerasan atau perlakuan salah.
  • Kelas Politik: Peningkatan kapasitas dan partisipasi perempuan dalam menyuarakan hak di ranah publik dan politik.
  • Kelas Pertahanan Diri (Self Defense): Latihan jujitsu rutin untuk perlindungan dan keselamatan diri.
  • Kelas Kerohanian: Penguatan mental dan spiritual lintas agama secara rutin setiap pekan.
  • Kelas Tingkat Kabupaten/Kota: Pelatihan terfokus berbasis minat dan kebutuhan daerah dengan capaian IKG dan TPAK yang masih rendah.

Mekanisme & Evaluasi

Masyarakat dapat mendaftar melalui formulir di media sosial maupun hotline resmi PUTARAN yang kemudian disaring melalui asesmen kebutuhan. Setiap proses pembelajaran dipantau melalui mekanisme pre-test dan post-test, serta evaluasi tahunan untuk memastikan dampak nyata peningkatan keterampilan ekonomi peserta.